Jul
21

TIDAK PERLU LOGIN

24 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> MA-UL HAYAT

SEMENTARA TIDAK DIPERLUKAN LOGIN
UNTUK BISA MENGIKUTI MAULHAYAT.COM

TAPI UNTUK KOMENTAR MASIH PERLU LOGIN

SELAMAT MENGIKUTI – SEMOGA MANFAAT


1 comment

Jul
21

LAILATUL QODAR

24 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> IBADAH

INNA ‘ADDATAS SYUHUURI ‘INDALLOHI ITSNAA ‘ASYARO SYAHRON ( Al ayah) ( At Taubah / 36)

"Sesungguhnya bilangan bulan bagi Alloh ialah 12 bulan"      

12 Bulan itu adalah :

  1. Bulan : Muharrom
  2. Bulan : Shofar
  3. Bulan : Robi’ul Awal
  4. Bulan : Robi’ul Akhir
  5. Bulan : Jumadil ‘Ula
  6. Bulan : Jumadil Akhiroh
  7. Bulan : Rojab
  8. Bulan : Sya’ban
  9. Bulan : Romadhon
  10. Bulan : Syawal
  11. Bulan : Dzulqo’dah
  12. Bulan : Dzulhijjah

Baca Selengkapnya »


0 comments

Jul
18

APA DAYA KITA ?

21 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> DZIKIR

Walaupun disiang hari kita merasa berbeda dengan yang lainnya, kita selalu menganggap diri kita sebagai pribadi yang spesial dan khusus. Kedudukan dan harta yang membuat ego dalam diri lebih menguasai kita.

Bila kita pahami lebih dalam, di malam hari disaat tertidur. Diri kita dengan yang lainnya tidaklah berbeda sedikitpun. Kita bagaikan mahluk yang lemah, dan tiada lagi kekuasaan dan harta yang dapat melindungi diri kita.

Baca Selengkapnya »


0 comments

Jul
15

KALIMAT DZIKIR HANYA SEBAGAI ALAT

18 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> JATI DIRI

Kalimat Dzikir dan Suluk/Wirid yang lazim dusebut "amalan" hanya merupakan perkataan Rosul, Nabi, Guru-guru Mursyid, dan para  mahluk suci. Dzikir dan Suluk tidak akan pernah dapat menggantikan Kesadaran Sejati yang sesungguhnya dari Rosul, Nabi, Guru-guru Mursyid, dan para mahluk suci tersebut.

Baca Selengkapnya »


14 comments

Jul
07

AT TANBIH

10 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> CINTA INDONESIA

AT TANBIH OLEH SYEKH MUCHTARULLOH AL MUJTABA
( MURSYID THORIQOH SHIDDIQIYYAH )

SEHUBUNGAN DENGAN PILPRES 2014

1. Saya sebagai pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah seluruh Indonesia mempunyai kewajiban mengingatkan kepada seluruh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah agar warga Shiddiqiyyah tidak terjerumus kedalam kesia-sian, kedalam perbuatan cela-mencela, fitnah-memfitnah sesama warga Indonesia, sesama umat Islam hanya karena dukung-mendukung salah satu calon presiden.

2. Bila saya tidak mengingatkan niscaya adalah berdosa membiarkan warganya terombang-ambing dalam ke sia-siaan.
 

AT TANBIH YANG PERTAMA  

QULIL LAHUMMA MAALIKAL MULKI TU’TIL MULKA MAN TASYA’U, WA TANZI’UL MULKA MIMMAN TASYA’U, WA TU’IZZU MAN TASYA’U, WA TUDZILLU MAN TASYA’U, BIYADIKAL KHOIR, INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Ali Imron : 26)

“Katakanlah (Muhammad), wahai Tuhan yang memiliki segala kekuasaan, Engkau memberikan kekuasaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau jatuhkan kekuasaan dari siapapun yang Engkau kehendaki. Engkau memulyakan kepada siapapun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan kepada siapapun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu”

Ayat ini menerangkan :

  1. Alloh-lah yang memiliki kekuasaan.
  2. Alloh-lah yang memberikan kekuasaan kepada siapapun yang di kehendaki.
  3. Alloh-lah yang mencopot kekuasaan kepada siapapun yang di kehendaki.
  4. Alloh-lah yang memulyakan kepada orang yang dikenhendaki.
  5. Alloh-lah yang menghinakan kepada orang yang dikehendaki.
     

AT TANBIH KEDUA                     

WA‘ASAA AN TAK-ROHUU SYAIAN WAHUWA KHOIRUL LAKUM, WA ‘ASAA AN TUHIBBUU SYAIAN WAHUWA SYARRUL LAKUM, WALLOHU YA’LAMU WA ANTUM LAA TA’LAMUUN (Albaqoroh : 216)

“Dan boleh jadi kamu tidak menyukai akan sesuatu, padahal dia itu baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu menyukai akan sesuatu, padahal ia itu tidak baik bagi kamu. Dan Alloh Maha Mengetahui dan kamu tidak mengetahui”

Ayat ini menerangkan :

  1. Kadang apa yang kita sukai, kita puji, padahal jelek bagi kita.
  2. Kadang apa yang tidak kita sukai, kita benci, padahal ia itu baik bagi kita.
  3. Alloh-lah Yang Maha Tahu, tetapi kita tidak mengetahuinya.           

Oleh sebab itu kita sebagai orang yang berpendidikan Shiddiqiyyah, janganlah menjelek-jelekkan salah satu calon, karena kita tidak suka atau hanya suka karena kita dibayar dengan uang.           

Dan jangan pula kita puji-puji salah satu calon, hanya karena suka atau karena ada uang atau karena sebatas kita senang.           

Sebaiknyalah kita doakan siapa yang menang, semoga jadi pemimpin yang baik dan tidak ingkar.           

Dan siapa yang kalah, semoga sabar, tidak putus asa.           

Ulet dalam perjuangan, sopan dalam kemenangan.

 

AT TANBIH KE TIGA    

  1. WAL FITNATU ASYADDU MINAL QOTLI (Albaqoroh : 191)
    “Fitnah itu adalah lebih dahsyat daripada pembunuhan”
        
  2. WAL FITNATU AKBARU MINAL QOTLI (Albaqoroh : 217)
    “Fitnah itu lebih besar daripada pembunuhan”

Mengapa fitnah itu dikatakan lebih besar daripada pembunuhan ?

1.  Bila ada orang yang betul-betul berbuat jahat dan kenyataanya telah diketahui oleh umum, kemudian diberitakan di surat kabar, itu bukan fitnah, hanya memberitakan fakta apa yang terjadi.

2.   Akan tetapi bila ada orang yang tidak pernah berbuat jahat, tetapi di beritakan seorang yang tidak senang kepada orang itu, dikatakan berbuat jahat, inilah namanya fitnah.

3.   Apalagi fitnahnya dimasukkan surat kabar yang telah terkenal, maka dampaknya sangat luas.

  1. Dampak yang pertama
    Si tukang fitnah adalah orang pembohong publik.
     
  2. Dampak yang kedua
    Bila masyarakat luas percaya, maka masyarakat luas diracuni fitnah oleh tukang fitnah.
     
  3. Dampak yang ketiga
     Orang yang difitnah kemudian dirugikan nama baik atau dicemarkan.

           

Pada tahun 1994, Shiddiqiyyah Losari Ploso ~ Jombang difitnah  oleh pimpinan Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyyah Kebon Jeruk Jakarta, namanya Nur Iskandar. Fitnahnya dimasukkan pada surat kabar Mingguan Kompas, tanggal 30 Januari, tahun 1994.

Di halaman 2, dikatakan :

  1. Aliran Shiddiqiyyah di Jombang yang kemudian dilarang oleh Departemen Agama.
  2. Suatu aliran yang antara lain menghalalkan pengikutnya tidak sholat Jum'at
  3. Aliran ini tidak benar.           

Bila tiga macam tuduhan pada Shiddiqiyyah Jombang ada buktinya, itu namanya bukan fitnah.           

Tetapi kenyataannya sejak tahun 1972 – 2014, tiga macam tuduhan tersebut tidak terbukti.

  1. Shiddiqiyyah tidak pernah dilarang oleh  pemerintah, malahan kejaksaan tinggi Jawa Timur mengesahkannya.
  2. Shiddiqiyyah tidak pernah menghalal-kan tidak sholat Jum’at.
  3. Shiddiqiyyah itu ajaran yang bersumber dari Alquran dan Hadits Nabi.

Apakah Nur Iskandar bisa membuktikan  tuduhannya itu ?  Mengapa tidak memberikan buktinya ?           

Mengapa orang yang mengklaim dirinya Kyai Haji, penggali Alquran suka memfitnah? Lesannya sudah diwudlui dengan air kok malah masih beracun fitnah ?           

Orang-orang Shiddiqiyyah yang betul-betul masih cinta kepada Shiddiqiyyah, setelah membaca Tanbeh ini, terserah, mau berfikir jernih atau tetap dalam Shiddiqiyyah atau keluar dari Shiddiqiyyah.

Berfikirlah yang jernih !

Bacalah tanggapannya dalam buku yang telah saya tulis dahulu !

 

AT TANBIH KE EMPAT

  1. Saya adalah orang Indonesia  beragama Islam, yang berfaham Tasawuf. Sebagai orang Tasawuf, saya hanya mendoakan keselamatan bersama dunia dan akherat.
  2. Oleh sebab itu siapapun yang datang ke rumah saya, minta doa tentang keselamatan dunia akherat, pastilah saya doakan.
  3. Begitu pula calon presiden yang datang ke rumah saya hanya minta doa keselamatan dunia akherat, saya doakan.
  4. Tetapi kalau minta dukung- mendukung, saya bebas dari dukung-mendukung.
  5. Semua warga Shiddiqiyyah, merdeka siapa yang dipilih, tetapi janganlah melontarkan fitnah kepada siapapun, karena fitnah itu adalah perbuatan syaithon.

Haraplah diperhatikan Tanbeh ini !


3 comments

Jul
05

KITAB SUCI

08 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> KISAH

Dan berapakah jumlahnya kitab suci yang turun dari langit itu?

Shohabat Abi Dzarrin Al Ghiffari RA. tanya kepada Rosululloh

YA ROSUULULLOH KAM KITAABIN ANZALALLOHU AZZA WAJALLA?

Artinya : Ya Rosul, berapakah kitab yang diturunkan oleh Alloh?

Rosul menjawab:

MI-ATU KITAABIN WA ARBA’ATU KUTUBIN

Artinya : Jumlah kitab yang diturunkan itu104 kitab suci.

 

Diturunkan kepada siapa?

1. UNZILA ‘ALA SYITSIN KHOMSIINA SHOHIIFATAN

Artinya : Diturunkan kepada Nabiyulloh Syits bin Adam jumlahnya 50 kitab suci.

2. WA ‘ALA IDRIISA TSALAATSIINA SHOHIIFATAN

Artinya : Dan diturunkan kepada Nabiyulloh Idris 30 kitab suci (shuhuf).

3. WA ‘ALA IBROOHIIMA ‘ASYARO SHOHAA-IFA

Artinya : Dan diturunkan kepada Nabiyulloh Ibroohim 10 kitab suci.

4. WA ‘ALA MUUSA QOBLAT TAUROOTA ‘ASYARO SHOHAA-IFA

Artinya : Dan diturunkan kepada Nabi Musa sebelum kitab Taurot 10 kitab.

5. WA ANZALAT TAUROOTA WAL INJIILA WAZ ZABUURO WAL FURQOON

Artinya : Dan diturunkan kitab Taurot, Injil, Zabur dan Furqon.

  • Diturunkan kepada Nabi Syits 50 kitab suci.
  • Diturunkan kepada Nabi Idris 30 kitab suci.
  • Diturunkan kepada Nabi Ibrohim 10 kitab suci.
  • Diturunkan kepada Nabi Musa sebelum kitab Taurot 10 kitab suci.
  • Kemudian kitab Taurot diturunkan kepada Nabi Musa.
  • Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Dawud.
  • Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa.
  • Kitab Al Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad.

Jadi jumlah semuanya ada 104 kitab suci.

 

WAKTU TURUNNYA KITAB SUCI

~ Nabi Adam wafat pada usia 936 tahun. Setelah wafatnya Nabi Adam kemudian Alloh Ta’ala menurunkan kitab kepada putranya  yaitu Nabi Syits sejumlah 50 kitab suci.

~ Setelah turunnya kitab suci kepada Nabiyulloh Syits berselang 350 tahun turun kitab suci kepada Nabiyulloh Idris.

~ Kemudian berselang 2000 tahun dari turunnya kitab kepada Nabiyulloh Idris barulah Alloh Ta’ala menurunkan 10 kitab kepada Nabiyulloh Ibrohim.

~ Kemudian berselang 700 tahun dari turunnya kitab atau shuhuf Ibrohim, Alloh Ta’ala menurunkan shuhuf, 10 kitab kepada Nabiyulloh Musa.

~ Setelah turunnya kitab suci kepada  Nabiyulloh  Musa kemudian berselang 500 tahun turunlah kitab suci Zabur kepada Nabiyulloh Dawud.

~ Setelah kitab Zabur turun kepada Nabiyulloh Dawud, kemudian berselang 1200 tahun turun kitab suci Injil kepada Nabiyulloh Isa.

~ Setelah kitab Injil turun kepada Nabiyulloh Isa, kemudian berselang 610 tahun turun kitab Al Qur’an kepada Nabiyulloh Muhammad SAW.

Jumlah Nabi ada 124.000 nabi, padahal Alloh Ta’ala hanya menurunkan kitab kepada 7 nabi, bagaimana dengan nabi-nabi yang lainnya?

Nabi-nabi yang lainnya berpedoman kepada 104 kitab itu. Jadi banyak Nabi-nabi yang tidak dituruni kitab.

Tapi menurut hadits semua kitab-kitab yang diturunkan kepada Nabi-nabi itu semuanya awal turunnya di bulan Romadhon, tidak ada yang di luar bulan Romadhon. Oleh sebab itu semuanya diwajibkan puasa di bulan Romadhon.

 


8 comments

Jul
03

BULAN PENUH BAROKAH

06 Ramadhan 1435H ==> Si Pincang ==> IBADAH
MENURUT HADITS NABI MUHAMMAD SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALAM
  • Bulan Romadlon dinamakan SHAHRULLOH ( Bulannya Alloh)
  • Bolan Romadlon bulan turunnya, kitab suci kepada Nabiyyulloh Ibrohim ‘Alaihissalam sejumlah 10 (sepuluh) kitab suci.
  • Bulan Romadlon bulan turunnya kitab suci Taurot kepada Nabiyyulloh Musa 'Alaihissalam berselang 700 tahun dari kitab shuhuf lbrohim
  • Bulan Romadlon bulan turunnya kitab suci Zabur kepada Nabiyyulloh Dawud ‘Alaihissalam berselang 500 (lima ratus) tahun dari turunnya kitab Taurot.
  • Bulan Romadlon bulan turunnya kitab suci injil kepada Nabiyyulloh ‘Isa `Alaihissalam berselang 1200 (seribu dua ratus) tahun dari kitab Zabur.
  • Bulan Romadlon bulan turunnya kitab suci Al Qur-an kepada Nabi Muhammad Shollalloohu 'Alaihi Wasallam berselang 600 (enam ratus) tahun dari turunnya kitab Injil.

2 comments

Jun
23

TIDAK INGIN APAPUN, BUKAN BERARTI MENCAPAI KEBAHAGIAAN

25 Syaban 1435H ==> Si Pincang ==> JATI DIRI

Beberapa orang memiliki nasib baik, bagaikan Malaikat yang hidup di alam manusia. Dimana segala keinginan duniawinya dapat dipenuhi. Jangankan masalah uang yang sangat luar biasa berlimpah, mereka juga memikiki kesehatan yang sangat luar biasa dibanding orang-orang lainnya. Rejeki berlimpah dan kesehatan prima, Apalagi yang kurang dalam kehidupan ini ?  Baca Selengkapnya »


23 comments

Jun
20

TINTA EMAS – PENA PIKIRAN

22 Syaban 1435H ==> Si Pincang ==> DZIKIR

Selama kita tidak memahami musuh utama yang ada didalam diri sendiri, kita tidak akan pernah dapat memahami bahwa kemelekatan dari pikiran adalah sumber segala penderitaan yang memperdaya kita. Seluruh penderitaan, kesusahan, kesedihan, dsb, semuanya timbul dan berawal dari kemelekatan pikiran tersebut.

Walaupun kita giat ber-riadhoh, melakukan Sholat malam, melafalkan dzikir khusus, dan dapat merasakan beberapa jam dalam keadaan ketenangan yang terbebaskan dari segala beban dan penderitaan dalam pembinaan Spiritual yang kita lakukan. Tetapi, berapa lama kita dapat bertahan dalam pencapaian Ketenangan ini, sebelum kita harus menyerah pada Gambaran Pikiran kita yang timbul mencuri Ketenangan kita ?  Baca Selengkapnya »


13 comments

Jun
15

Guru Mursyid Bagaikan Cermin

17 Syaban 1435H ==> Si Pincang ==> JATI DIRI

Guru Mursyid bagaikan cermin, arti secara dalam adalah Kesadaran Sejati sang guru Mursyid tidak lagi ada kemelekatan pikiran, sehingga sang guru Mursyid telah terbebaskan dari segala penderitaan. Seorang Guru Mursyid yang Kesadaran Sejatinya telah terbina, segala perbuatannya tidak lagi untuk kepentingan pribadinya tetapi demi kepentingan para muridnya.

Walaupun demikian, sangatlah sulit bagi para murid untuk mengerti segala perbuatan gurunya karena Kesadaran Sejati sang guru Mursyid tidak terbatas sedangkan para murid masih terjerat oleh kemelekatan pikiran. Baca Selengkapnya »


5 comments